Headline News / Internasional / Rabu, 03 Juni 2009 9:14 WIB Ambalat: Untuk kesekian-kalinya, kapal perang Tentara Diraja Malaysia, KD Baung 3509, kembali mmasuki perairan Indonesia di Blok Ambalat, pagi ini. Kapal Perang Indonesia (KRI) Hasanuddin dan KRI Teluk Pari berhasil mengusir kapal itu setelah masuk 0,5 mil perairan Indonesia. Reporter Metro TV Lori Singer langsung dari Blok Ambalat, melaporkan, semula KD Baung itu terdeteksi radar KRI Hassanudin. Namun, saat itu, KRI Hassanudin sedang berada di sekitar Pulau Unarang, sekitar tiga mil dari Ambalat. Padahal, KD Baung 3509 Malaysia sudah masuk sekitar 0,5 mil perairan Indonesia. KRI Hassanudin langsung mengontak KRI Teluk Pari yang sedang beroperasi di Ambalat. KRI Teluk Pari sedang berada sekitar 10 mil Pulau Sebatik. Mendapat laporan demikian, KRI Teluk Pari cepat bertindak dan mengusir KD Baung dari perairan Indonesia. Kapal perang Malaysia tersebut akhirnya kembali lagi ke perairan mereka di wilayah Tawau. KD Baung 3509 ini adalah kapal perang milik Angkatan Laut Diraja Malaysia. Bukan kapal patroli polisi, seperti yang disampaikan Departemen Malaysia. Aksi KD Baung 3509 Malaysia memasuki perairan Indonesia, ini, bukan kali pertama. Pada 25 Mei, mereka pernah memasuki Ambalat sejauh 12 mil. Dan tanggal 30 Mei, mereka masuk sekitar tujuh mil perairan Ambalat. Dan kemarin, mereka masuk sejauh dua mil. Anehnya, meski acapkali memasuki perairan Indonesia, belum ada tindakan tegas dari kapal-kapal perang Indonesia di Ambalat. Mereka hanya melakukan standard awal, yakni pengusiran dengan menggiring kapal perang Malaysia keluar. Selain itu, juga belum ada penambahan jumlah patroli, selain pesawat pengintai pada Kamis pekan silam. Bahkan, usaha diplomasi pun belum terlihat
Headline News / Internasional / Rabu, 03 Juni 2009 9:14 WIB Ambalat: Untuk kesekian-kalinya, kapa...